Social Icons

facebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Jumat, 28 September 2012

KONSEP BIAYA

Akuntan mendefinisikan biaya sebagai “nilai tukar, pengeluaran, pengorbanan untuk memperoleh manfaat”
Objek biaya didefinisikan sebagai suatu item atau aktivitas yang biayanya diakumulasi dan diukur. Berikut merupakan item-item dan aktivitas yang dapat menjadi objek biaya:
-    Produk
-    Batch dan unit-unit sejenis
-    Pesanan pelanggan
-    Kontrak
-    Lini produk
-    Proses
-    Departemen
-    Divisi
-    Proyek
-    Tujuan Strategis

Klasifikasi Biaya
Klasifikasi yang paling umum digunakan didasarkan pada hubungan antara biaya dengan berikut ini:
1.    Produk
2.    Volume produksi
3.    Departemen, proses, pusat biaya (cost center), atau subdivisi lain dari manufaktur
4.    Periode akuntansi
5.    Suatu keputusan, tindakan dan evaluasi

Biaya dalam hubungannya dengan produk
Biaya Manufaktur, biasanya didefinisikan sebagai jumlah dari tiga elemen biaya: bahan baku langsung, tenaga kerja langsung dan  overhead pabrik.
Bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung disebut biaya utama; tenaga kerja tak langsung dan overhead pabrik disebut biaya konversi
Beban Komersial
Beban pemasaran, beban yang terjadi ketika proses manufaktur berakhir dan produk ada dalam kondisi siap jual. Beban pemasaran termasuk beban promosi, penjualan, dan pengiriman
Beban administratif, beban yang terjadi dalam mengarahkan dan mengendalikan organisasi.

Biaya dakam Hubungannya dengan Volume Produksi
Biaya Variabel, biaya yang selalu berubah secara proporsional sesuai dengan perbandingan volume aktivitas. Biaya variabel biasanya memasukkan biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung. Berikut merupakan biaya overhead yang diklasifikasikan sebagai biaya variabel:
-    perlengkpan
-    bahan bakar
-    peralatan kecil
-    kerusakan, sisa, dan beban reklamasi
-    biaya penerimaan
-    royalti
-    biaya komunikasi
-    upah lembur
-    penanganan bahan baku

Biaya Tetap, biaya yang bersifat konstan dan tidak dipengaruhi oleh besar kecilnya volume aktivitas. Berikut merupakan biaya overhead pabrik yang biasa diklasifikasikan sebagai biaya tetap:
-    gaji eksekutif produksi
-    depresiasi
-    pajak properti
-    amortisasi paten
-    gaji supervisor
-    asuransi – properti dan kewajiban
-    Gaji satpam dan pegawai kebersihan
-    Pemeliharaan dan perbaikan gedung dan banunan
-    Sewa

Biaya Semivariabel, biaya yang selalu berubah tetapi perubahannya tidak proporsional dengan perubahan aktivitas. Biaya ini akan tetap jumlahnya dalam range tertentu. Berikut merupakan contoh dari biaya overhead senivariabel:
-    Inspeksi
-    Jasa departemen biaya
-    Jasa departemen penggajian
-    Jasa departemen personalia
-    Jasa kantor pabrik
-    Jasa bahan baku dan persediaan
-    Air dan limbah
-    Pemeliharaan dan perbaikan mesin pabrik
-    Asuransi kompensasi
-    Asuransi kecelakaan dan kesehatan
-    Pajak penghasilan
-    Beban hubungan industrial
-    Pemanasan, listrik dan generator

Biaya dalam hubungannya dengan Departemen Produksi atau Segmen Lain

Biaya Langsung Departemen, biaya yang dapat ditelusuri ke suatu departemen di mana biaya biaya tersebut berasal. Contoh: Gaji supervisor departemen
Biaya Tidak Langsung Departemen, biaya yang digunakan bersama oleh beberapa departemen yang memperoleh manfaat dari biaya tersebut. Contoh : sewa gedung dan biaya penyusutan gedung.


Biaya dalam Hubungannya dengan Periode Akuntansi

Pengeluaran Modal (Capital Expenditure), biaya-biaya yang dikeluarkan yang manfaatnya dinikmati oleh lebih dari satu periode akuntansi. Contoh : biaya perbaikan gedung yang relatif besar yang manfaatnya lebih dari satu tahun.
Pengeluaran Pendapatan (Revenue Expenditure), biaya-biaya yang dikeluarkan hanya bermanfaat dalam satu periode akuntansi.

Biaya dalam Hubungannya dengan Suatu Keputusan, Tindakan, atau Evaluasi

Biaya Diferensial, biaya yang relevan untuk suatu pilihan di antara banyak alternatif.
Biaya Tertanam (Sunk Cost), biaya yang telah terjadi dan tidak relevan terhadap pengambilan keputusan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar